Cerita Jaman Kuliah di Purwokerto

Kalo buka Fhoto ini saya jadi khangen masa-masa itu sob. Masa pembelajaran menuju kedewasaan, mungkin itulah sebutannya.he..... Tu para senior saya di organisasi dulu, yang kerjaannya tiap siang sama malam di kampus terus, kos hanya buat nyuci baju atau sekedar menikmati tidur yang nyaman.

Mereka itu sering disebut sebagai Penghuni Kampus, yang akhirnya sebutan itu saya dapatkan juga, sob!! Bagi kita g ada yang namanya kasur, ada juga tiker, dimanapun tempatnya baik didalam ruangan atau luar ruangan, kursi atau meja, bisa kita pakai buat tidur.

Pengalaman yang berarti buat saya adalah ketika awal saya kuliah diajak sama temen-temen senior buat DEMO. Pikiran saya waktu itu adalah demo masak, ech ternyata DEMO Rektor sendiri. Waduh........gswat ini! Ya...memang akhirnya gaswat bener sob.....

Kita berusaha buat nurunin Rektor yang sok Arogan, dengan jabatan seorang Profesor. Wuih..perjalanan panjang buat kita nurunin orang tersebut. Mulai dari intimidasi, surat kaleng, ancaman, adu domba selalu kita dapatkan.

Ga siang atau malam kita ronda terus sob, ada orang baru selalu kita curigai, karena banyak sekali intel atau orang-orang bayaran yang berkeliaran di kampus ane.he...... Buat ngindarin hal-hal yang g diinginkan orang-orang yang dianggap penting kita sembunyikan dengan penjagaan ketat.kaya mau perang aja ya sob.......

Tiap hari kita adain pertemuan di suatu tempat buat nyusun strategi baru. Dan akhirnya perjuangan kita ga sia-sia sob. walau kita harus berhadapan dengan Polisi dan preman2 suruhan. Rektor berhasil kita turunkan dan dipilih rektor yang baru.

Cuma diakhir perjuangan kita baru sadar bahwa Perjuangan kala itu sebenarnya bukanlah hanya pada Penurunan Rektor saja, akan tetapi ada hal yang lebih penting dari itu! yaitu bagaimana mengembalikan Kondisi Universitas baik Internal maupun Ekternal.

Dan sobat semua mungkin sudah tau dan mengerti betapa susahnya untuk kita merubah sesuatu yang sudah mengakar. Dan yang susah juga ketika kita harus mengembalikan kepercayaan masyarakat mengenai Kampus. Ya maklumlah kadang ada saja orang yang memanpaatkan kesempatan dalam kesempitan, yang mengatakan kalo Kampus ini begini, kampus ini begitu!

Masih mening kalo perkataannya bikin baik nama Kampus kalo jelek? Nah itu yang susah.........

Yang pasti apapun kejadian yang sudah berlalu, kita hanya bisa ambil pelajaran yang bermanfaat saja. Pelajaran yang baik buat kita dan kehidupan kita sehari-hari. Adakalanya kita merasa apa yang kita lakukan ini sudah benar dan bagus, akan tetapi belum tentu bagus dimata orang.

4 komentar:

  1. hidup mahasiswa!! heheh..

    memori purba selalu indah dikenang yah. :D

    BalasHapus
  2. Iya..apalagi yang menyenangkan! yang ga juga kayanya g apa2 sekalikali dikenang.hihi

    BalasHapus
  3. tuh kampus unsoed ya gan?

    BalasHapus
  4. @The great: bukan sob...ini di Unwiku Pwt. Kalo Unsoed almamaternya aja kuning

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya, mohon maaf kiranya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan tak pantas. Ini hanyalah sebuah cerita yang ingin sedikit saya berikan kepada SAHABAT dari lubuk hati yang paling dalam. Sudi kiranya SAHABAT berkenan meninggalkan jejak di BLOG yang sederhana ini.
"Sahabat Adalah Keluarga Kecil Dalam Kehidupan Demi Terjalin Tali Silaturahmi"

About me

Foto Saya
Urang Kampung

Hidup itu harus selelu dinikmati dan di syukuri. Jangan pernah menyerah dan malu melakukan sesuatu hal yang dianggap orang lain jelek, karena belum tentu jelek buat kita. Setiap manusia telah mempunyai rizki sendiri. Nikmatilah hidup ini dan jangan lelah untuk mengejar mimpi dengan tetap semangat dan bersyukur serta terus berusaha semampu kita. Tersenyumlah sebelum senyum itu hilang dalam penyesalan. 
Lihat profil lengkapku

INSTAGRAM FEED

@soratemplates