Cerita dewasaku: Renungan malam

Meski semua ini terasa berat, tapi tak ada pilihan lain saat ini untukku, untuk terus berjalan menggapai bintang itu.

Ketika kaki ini enggan berjalan, ketika tangan ini enggan bekerja, inilah tantangan sesungguhnya buatku saat ini.

Menggerakan semuanya diantara kegelapan karena matahariku terhalang kabut dan gunung.

Bukan aku mengeluh dan menangis atas semua ini, tapi ini adalah pengobat semuanya.

Lalu apakah aku salah atas semua itu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya, mohon maaf kiranya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan tak pantas. Ini hanyalah sebuah cerita yang ingin sedikit saya berikan kepada SAHABAT dari lubuk hati yang paling dalam. Sudi kiranya SAHABAT berkenan meninggalkan jejak di BLOG yang sederhana ini.
"Sahabat Adalah Keluarga Kecil Dalam Kehidupan Demi Terjalin Tali Silaturahmi"

About me

Foto Saya
Urang Kampung

Hidup itu harus selelu dinikmati dan di syukuri. Jangan pernah menyerah dan malu melakukan sesuatu hal yang dianggap orang lain jelek, karena belum tentu jelek buat kita. Setiap manusia telah mempunyai rizki sendiri. Nikmatilah hidup ini dan jangan lelah untuk mengejar mimpi dengan tetap semangat dan bersyukur serta terus berusaha semampu kita. Tersenyumlah sebelum senyum itu hilang dalam penyesalan. 
Lihat profil lengkapku

INSTAGRAM FEED

@soratemplates