Cerita dewasaku: Jeritan malam

Seperti dulu...saat inipun aku menginginkan saat itu? saat dimana aku selalu tertawa riang dalam keindahan, saat dimana aku bisa merasakan betapa berharganya hidup itu, saat dimana dunia dan akherat sama-sama aku perjuangkan, namun ketika waktu berlalu, semua itu seolah musnah dari hidupku!

entah apa yang membuatku seperti ini, aku sendiri masih selalu bertanya pada diri ini! Adakah yang salah dari masa lalu yang telah aku lewati? sungguh perbedaan ini terasa terlalu jauh dibandingkan ketika itu. Kini hidupku seolah berada dalam sebuah kegelapan, susah bagiku memilih mana yang terbaik diantara tumpukan jalan terburuk.

Ya Allah Yang Maha Pemurah
Tunjukan jalan terbaik untukkku saat ini dan nanti
jalan yang penuh dengan cahaya kebaikan
jalan yang akan menuntunku pada sebuah keindahan dunia dan akhirat
serta bidadari penyejuk jiwaku. aamiin.....



26 Juli 2010 jam 1:49

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya, mohon maaf kiranya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan tak pantas. Ini hanyalah sebuah cerita yang ingin sedikit saya berikan kepada SAHABAT dari lubuk hati yang paling dalam. Sudi kiranya SAHABAT berkenan meninggalkan jejak di BLOG yang sederhana ini.
"Sahabat Adalah Keluarga Kecil Dalam Kehidupan Demi Terjalin Tali Silaturahmi"

About me

Foto Saya
Urang Kampung

Hidup itu harus selelu dinikmati dan di syukuri. Jangan pernah menyerah dan malu melakukan sesuatu hal yang dianggap orang lain jelek, karena belum tentu jelek buat kita. Setiap manusia telah mempunyai rizki sendiri. Nikmatilah hidup ini dan jangan lelah untuk mengejar mimpi dengan tetap semangat dan bersyukur serta terus berusaha semampu kita. Tersenyumlah sebelum senyum itu hilang dalam penyesalan. 
Lihat profil lengkapku

INSTAGRAM FEED

@soratemplates