Cerita dewasaku: Titik jenuhku II

Angin malam yang membawa kedinginan ini
mulai masuk menerobos celah-celah jendela kamarku
yang mungkin sebentar lagi kan tamat riwayatnya.
Diluar terdengar alunan lagu rindu
yang sungguh menyayat penuh kesahduan
membuat hati ini terasa begitu sepi.
Terdengar pula lolongan anjing
yang memecah kesunyian malam,
begitu menusuk telinga,
kadang aku ingin berteriak sekeras-kerasnya
hingga lolongannya terkalahkan jeritanku.
tapi aku tak bisa
mulutku terasa terkunci dan seolah jiwaku lemas.

Malam makin larut
tapi mata ini tak pula terpejam
bahkan impian-impin itu
silih berganti muncul dalam alam pikiranku.
Impian yang selalu aku harapkan kehadirannya dalam kehidupan ini.
Akan tetapi makin aku mengharapkannya
makin pedih terasa.
Kepedihan memang adalah bagian dari jiwa dan kehidupanku,
pedih dan sakit hanya aku simpan
dalam lubuk jiwa yang paling dalam,
tak ada yang tau dan tak akan pula
aku perlihatkan pada siapapun.
Senyumku adalah kepedihanku
dan sedihku adalah bagian dari jiwa
yang takakan pernah terpisahkan.

Lama sudah aku terdiam
beribu impian telah aku hayalkan
berjuta harapan telah aku gantungkan
setiap kali aku melangkah,
aku berkedip dan setiap kali aku tersenyum.
Dan hanya rembulan
yang dengan setia menemani malam dalam kesendirianku,
sinarnya memberi secuil harapan tuk aku berdiri dari kesedihan,
hanya saja jiwaku masih tetap sunyi.

Purwokerto, 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya, mohon maaf kiranya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan tak pantas. Ini hanyalah sebuah cerita yang ingin sedikit saya berikan kepada SAHABAT dari lubuk hati yang paling dalam. Sudi kiranya SAHABAT berkenan meninggalkan jejak di BLOG yang sederhana ini.
"Sahabat Adalah Keluarga Kecil Dalam Kehidupan Demi Terjalin Tali Silaturahmi"

About me

Foto Saya
Urang Kampung

Hidup itu harus selelu dinikmati dan di syukuri. Jangan pernah menyerah dan malu melakukan sesuatu hal yang dianggap orang lain jelek, karena belum tentu jelek buat kita. Setiap manusia telah mempunyai rizki sendiri. Nikmatilah hidup ini dan jangan lelah untuk mengejar mimpi dengan tetap semangat dan bersyukur serta terus berusaha semampu kita. Tersenyumlah sebelum senyum itu hilang dalam penyesalan. 
Lihat profil lengkapku

INSTAGRAM FEED

@soratemplates