Cerita dewasaku: LUKISAN ANAK PEREMPUAN

LUKISAN ANAK PEREMPUAN

Terdengar kembali seribu kata cinta
Yang sekian lama hilang entah kemana
Berpijar kembali diatas samudra
Melantuni warna warni kehidupannya

Wahai lukisan anak perempuan……….
Kutatap engkau jauh sudah
Hilang diterpa angin berlalu
Dalam segara rindu hatiku

Ucapkanlah beribu rindu hatimu
Yang lama tak aku tau
Mengalir dalam benakmu
Seolah engkau memang tak rindu

Kirimkanlah senyum untukku
Lewat mimpi dalam tidurmu
Dan angin malam buat rinduku
Mimpikanlah aku dalam tidurmu

Lukisan anak perempuan……………….
Engkau penyejuk dalam kegelisahan
Kala menanti sang fajar bersinar
Dalam putaran roda kehidupan.

CILACAP, 2005

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya, mohon maaf kiranya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan tak pantas. Ini hanyalah sebuah cerita yang ingin sedikit saya berikan kepada SAHABAT dari lubuk hati yang paling dalam. Sudi kiranya SAHABAT berkenan meninggalkan jejak di BLOG yang sederhana ini.
"Sahabat Adalah Keluarga Kecil Dalam Kehidupan Demi Terjalin Tali Silaturahmi"

About me

Foto Saya
Urang Kampung

Hidup itu harus selelu dinikmati dan di syukuri. Jangan pernah menyerah dan malu melakukan sesuatu hal yang dianggap orang lain jelek, karena belum tentu jelek buat kita. Setiap manusia telah mempunyai rizki sendiri. Nikmatilah hidup ini dan jangan lelah untuk mengejar mimpi dengan tetap semangat dan bersyukur serta terus berusaha semampu kita. Tersenyumlah sebelum senyum itu hilang dalam penyesalan. 
Lihat profil lengkapku

INSTAGRAM FEED

@soratemplates